Jeda Bukanlah Dosa
Sunyi menjadi saksi Kala garis batas antara lelah dan menyerah, nyaris tak terkenali Kaki pun hanya terdiam Meski hati terus berteriak, “melangkahlah!” Kukira tak mengapa, jeda bukanlah dosa Dengar semua suara yang hadir dalam sepimu Lihatlah lagi jejak yang kau tinggalkan, dalam semua perjalanan yang telah lalu Kehidupan adalah perjalanan panjang Tak mungkin kau dan aku tak merasakan lelah Mimpi diraih melalui jalanan terjal Bukankah jatuh adalah hal yang wajar? Jeda bukanlah dosa Jika kau lelah, berhentilah sejenak Namun bukan untuk menyerah Hanya memastikan langkahmu tak kehilangan arah Tujuanmu tetaplah sama Dan mimpimu belumlah sirna